Tokoh-tokoh Pergerakan Nasional Indonesia

Tokoh-tokoh Pergerakan Nasional Indonesia

Tokoh-tokoh Pergerakan Nasional Indonesia  – Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai tokoh pergerakan Nasional yang memiliki peranan sangat penting terhadap kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tokoh-Tokoh ini adalah pahlawan yang berjuang dalam pada awal pergerakan untuk melawan penjajah dan mengusir mereka dari Indonesia. Sehingga akhirnya Negara kita ini mendapatkan kemerdekaannya. Dengan perjuangan yang telah mereka lakukan, hendaknya kita mengingat selalu jasa yang telah mereka perbuat demi kemerdekaan yang kini dapat kita rasakan.

Untuk itu, marilah kita mengenal Tokoh Pergerakan Nasional berikut ini dan seraya terus mengingat jasa mereka.

Daftar Tokoh-tokoh Pergerakan Nasional Indonesia

  1. Wahidin Sudirohusodo

Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah pencetus dari berditinya organisasi pemuda yang diberi nama Organisasi Budi Utomo. Dr. Wahidin Sudirohusodo lahir pada tahun 1857 dan wafat pada tahun1971 merupakan seorang inspirator bagi pembentukan organisasi modern yang pertama kalinya ada untuk kalangan priyayi Jawa. Beliau merupakan lulusan sekolah kedokeran Jawa dan kemudian bekerja sebagai dokter pemerintahan di Yogyakarka yang kemudian pada tahun 1901 beliau menjadi redaktur majalah Retno Dhoemilah yang memiliki arti Ratna yang berkilauan.

 

  1. Soetomo

Lahir di Nganjuk Jawa Timur, Dr Soetomo merupakan ketua dari Organisasi pergerakan yang pertama di Indonesia. Pernah kuliah di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia. Di sanalah beliau bersama kawan-kawannya mendirikan perkumpulan yang diberi nama Budi Oetomo yang berdiri pada tahun 1911.

 

  1. Oemar Said Cokroaminoto

H.O.S. Cokroaminoto adalah salah satu Tokoh Pergerakan Nasional yang juga merupakan ketua Sarekat Islam (SI). Beliau merupakan pencetus perubahan SDI menjadi SI. Beliau merupakan lulusan OSVIA.

 

  1. Samanhudi

Lahir di Solo, pendidikan pertama beliau adalah mengajar mengaji dengan Kyai Jejorno. Kemudian beliau masuk Sekolah Rakyat (Volks School) pada zaman penjajahan di Surakarta (Solo). Lalu melanjutkan pendidikannya ke HIS (Hollansch Indische School), sebuah sekolah rendah dengan bahasa pengantar Belanda yang terletak di Madiun, tetapi tidak pernah menamatkan sekolahnya.

 

  1. Samanhudi

Samanhudi atau yang sering disapa dengan nama Kyai Haji Samanhudi. Beliau lahir di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah pada tahun 1868 dan wafa di Klaten, Jawa Tengah pada 28 Desember 1956. Beliau merupakan adalah Sarekat Dagang Islam, sebuah organisasi massa di Indonesia yang pada mulanya merupakan wadah bagi para pengusaha batik di Surakarta.

 

  1. Tiga Serangkai: Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, dan Suwardi Suryaningrat

Tiga Serangkai merupakan pelopor nasionalisme yang ada di Indonesia dan dipelopori oleh tiga tokoh pergerakan nasional yaitu, Ernest Douwes Dekker, Dr. Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hadjar Dewantara yang merupakan pendiri partai politik pertama Hindia Belanda, National Indische Partij.

 

  1. M. Noto Suroto

Beliau merupakan salah seorang pelopor pembentukan organisasi Manifesto Politik dan Perhimpunan Indonesia. R.M. Noto Suroto merupakan putra dari seorang Pangeran Notodirodjo  yang berasal dari dari keluarga Sri Paku Alam di Yogyakarta. beliau lahir tahun 1888. Beliau baru berusia 20 tahun ketika perkumpulan didirikan.

 

  1. Soekarno

Siapa yang tidak mengenal nama Ir. Soekarno? Sebagai salah satu Tokoh Pergerakan Nasional dan salah satu Tokoh yang menjadikan Indonesia merdeka berkat perjuangan dan kerja kerasnya. Beliau merupakan Presiden pertama Republik Indonesia setelah berhasil merdeka.

 

  1. Mohammad Hatta

Di balik kesuksesan Ir. Soekarno, ada Muhammad Hatta yang biasa disapa dengan Bung Hatta yang selalu menemani Ir. Soekarno dalam perjuangan memerdekakan bangsa ini. Beliau selalu menemani Bung Karno hingga pada akhirnya menjadi Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia.

 

  1. Sutan Syahrir

Sutan Syahrir lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada 5 Maret 1909 dan wafat di  di Zürich, Swiss pada 9 April 1966 di usia 57 tahun, beliau  adalah seorang intelektual, perintis, dan revolusioner kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, ia menjadi politikus dan perdana menteri pertama Republik Indonesia.

 

  1. Mohammad Husni Thamrin

Dilahirkan di Weltevreden, Batavia pada 16 Februari 1894 beliau meninggal di Senen, Batavia pada 11 Januari 1941di usia yang menginjak 46 tahun. Beliau  merupakan seorang politisi pada era Hindia Belanda yang kemudian dianugerahi gelar sebagai pahlawan nasional Indonesia.

 

  1. Mohammad Yamin

Beliau lahir di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat pada 24 Agustus 1903 dan wafat pada di Jakarta pada 17 Oktober 1962 pada usia 59 tahun. Beliau  merupakan sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang telah diberi gelar dan dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia. Beliau merupakan salah satu pelopor Sumpah Pemuda sekaligus.

 

  1. H. Achmad Dahlan

Lahir dengan nama Muhammad Darwis pada tanggal 18 November 1912 dan merupakan saudagar batik yang menjadi pendiri Organisasi Muhammadiyah.

  1. A Kartini

R.A Kartini atau Raden Ajeng Kartini merupakan pejuang emansipasi wanita di Indonesia. Sebagai salah satu pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879. Beliau merupakan putrid dari kalangan Bangsawan Jawa dan menuangkan pemikirannya melalui sebuah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Yang menjadi cikal bakal emansipasi wanita di Indonesia.

Semoga ulasan mengenai Tokoh Pergerakan Nasional di atas bermanfaat bagi anda.

 

Baca Juga:

 

Shares