10 Peninggalan Sejarah Islam Beserta Penjelasannya

Peninggalan Sejarah Islam Beserta Penjelasannya

Agama Islam merupakan kepercayaan mayoritas di Indonesia. Hal tersebut tidak terlepas dari sejarahnya, yang merupakan wilayah perlintasan perdagangan dunia pada zaman dahulu. Banyak pula pedagang-pedagang dari negara Islam seperti Arab, Persia, dan Gujarat yang berdagang di negara ini. Hal ini juga yang pada akhirnya berpengaruh besar dalam persebaran islam di nusantara.

Bukti Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia

Setelah kemunduran dan keruntuhannya, Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia menyisakan berbagai peninggalan bersejarah. Peninggalan tersebut misalnya berupa arsitektur, berbagai seni, dan tulisan. Selengkapnya akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Arsitektur

Peninggalan masa kejayaan Kerajaan Islam berupa bangunan atau arsitektur yang masih dapat dijumpai saat ini diantaranya:

a. Masjid Agung Banten (Serang)

Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Kerajaan Banten yaitu Maulana Hasanuddin pada 1560. Arsitek utama masjid ini adalah Lucasz Cardeel dari Belanda dan Tjek Ban Tjut dari Cina. Bangunan ini unik karena kubahnya yang berbentuk seperti pagoda.

b. Masjid Agung Demak (Kadilangu Demak)

Dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah, yakni raja pertama Kerajaan Demak pada tahun 1466. Dalam pendiriannya sang raja dibantu oleh Wali Songo. Di dalam masjid tersebut tersimpan benda bersejarah lain seperti beduk, kentongan, kitab tafsir Qur’an, dan tulisan-tulisan.

c. Masjid dan Menara Kudus (Kudus)

Masjid dan menara ini diprakarsai oleh Sunan Kudus, hal menarik dari pembangunan masjid ini adalah batu pertamanya dibawa dari Baitul Maqdis Palestina dan dibangun tanpa menggunakan semen.

d. Masjid Agung Kotagede (Yogyakarta)

Dibangun pada masa awal kejayaan Kerajaan Mataram oleh Sultan Agung di tahun 1640. Masjid ini sudah dipugar dan diperluas dari 100 meter persegi menjadi 1000 meter persegi.

2. Tulisan / Karya Sastra

Peninggalan sejarah islam berupa tulisan atau karya sastra antara lain:

a. Hikayat

Hikayat ialah catatan cerita atau dongeng yang pelaku utamanya adalah tokoh sejarah islam. Contoh hikayat pada masa itu adalah Hikayat Amir Hamzah yang berisi keberaniannya dalam mengusir Portugis dari Malaka. Ada pula Hikayat Raja Pasai yang isinya Raja Pasai memimpikan Nabi Muhammad SAW.

b. Syair Islam

Adalah salah satu media penyebaran Islam yang populer di masa itu. Contohnya Syair Siak Sri Indrapura yang menceritakan silsilah keturunan Raja Siak, Syair Perang Banjarmasin yang kontroversial karena memihak Belanda, dan Syair Ikan Terubuk yang memuat adab dan tuntunan Islam.

c. Suluk

Suluk ialah karya sastra Islam yang berisi Tasawuf. Salah satu suluk hasil karya Sunan Bonang yang hingga kini masih populer, yaitu lagu Tombo Ati. Contoh Suluk lain yaitu Suluk Wujil, Suluk Syarab Al Asyiqin, dan Malang Sumirang.

3. Seni Budaya

Seni berperan penting dalam persebaran Islam di Indonesia, lewat seni masyarakat Hindu-Budha lebih mudah menrimanya. Peninggalan sejarah Islam berupa seni budaya antara lain:

a. Gamelan

Gamelan merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari logam, digunakan untuk mengiringi tembang-tembang / Lagu Jawa yang bernafaskan Islam. Selain itu dipakai juga sebagai penarik perhatian agar masyarakat berkumpul dan mau mendengarkan ceramah.

b. Wayang Kulit

Sunan Kalijaga adalah seorang pencerita hebat, beliau menggunakan media Wayang Kulit sebagai media dakwah. Meski dengan tokoh-tokoh Hindu, namun cerita yang disampaikan berisikan tuntunan Islam.

Baca Juga :

Shares