Pengertian dan Rumus Energi Listrik Beserta Satuannya Lengkap

Energi Listrik : Pengertian dan Rumus Beserta Satuannya

Energi adalah sebuah elemen yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Kamu pengertian dari Energi tersebut? Energi merupakan kemampuan dalam melakukan suatu pekerjaan. Pada penjelasan hukum kekekalan dinyatakan bahwa energi dapat di ciptakan dan dapat pula di musnahkan.

Berdasarkan hal tersebut, maka energi hanya bisa di rubah dari bentuk energi satu kepada yang lainnya. Seperti contohnya energi listrik yang berubah menjadi beberapa energi lain, seperti cahaya, gerak dan bunyi. Perlu di ketahui pula bahwa perubahan energi ini tidak hanya dalam satu wujud perubahan saja, melainkan ke beberapa bentuk lainnya yang lebih beragam.

Adapun energi listrik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjang berbagai kinerja peralatan rumah tangga. Beberapa komponen yang ada dalam energi listrik diantaranya satuan amper (A), tegangan lsitrik atau di sebut juga dengan volt (V), serta  kemampuan terhdap konsumsi daya yang  dinyatakan pada satuan watt (W).

Dengan komponen-komponen tersebut, suatu barang akan memiliki kemampuan dalam mengubah satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya, seperti halnya dalam mendinginkan, memanaskan, menerangkan atau menggerakan suatu benda. Setiap arus listrik dipengaruhi oleh elektron dalam penghantar. Gerak elektron sendiri di mulai dari potensial terendah ke potensial tertinggi.

Nah, sampai dengan penjelasan ini tentu kalian sudah bisa memahami mengenai energi listrik ini bekerja bukan? Perlu diketahui juga ada saat elektron-elektron mengalami  pergerakan akan ada kemungkinan terjadi tumbukan yang mengakibatkan energi panas. Energi panas ini timbul pada peralatan-peralatan rumah tangga seperti penghangat ruangan atau kompor listrik.

Lebih jelasnya lagi bahwa ketika dialirkan  di sumber tegangan peghantar kemudian diperbesar, maka akan ada perubahan bapa pergerakan elektron. Elektron ini akan bergerak makin besar dan makin cepat dan akhirnya potensi tumbukan akan semakin bertambah besar. Oleh sebab itu, pemilihan material penghantar benar-benar harus diperhatikan untuk menjaga kestabilan aliran listrik.

Rumus dan Satuan Energi Listrik

Setelah penjelasan energi listrik diuraikan diatas, maka selanjutnya adalah cara menghitung energi listrik dalam suatu rangkaian. Nah, jawabannya bisa kamu dapatkan disini. Sebelumnya, harus diketahui bahwa dalam sebuah rangkaian diberikan beda potensial/V yang mengalirkan muatan listrik sejumlah Q serta arus listrik sebesar I. Adapun rumus energi listrik sebagai berikut:

W = Q V dengan Q = l t

Keterangan:

  • W = Energi Listrik (Joule)
  • Q = Muatan Lsitrik (Coulomb)
  • V = Beda Potensial (Volt)

Tambahan lainnya adalah jika Kamu hendak mencari tahu berapa banyak satuan energi yang ada pada satuan joule  maka Kamu bisa menggunakan rumus berikut ini:

1 joule = coulomb x volt

Disamping itu, jika mencari muatan per satuan waktu, dapat menggunakan rumus berikut:

W = V.l.t

Jika persamaan tersebut dikaitkan dengan Hukum Ohm (V = I.R), maka dapat diperleh perumusan sebagai berikut:

W = I. R.I.t atau W = I2. R.t

 

Berdasarkan persamaan-persamaaan tersebut dapat ditunjukkan bahwa suatu energi listrik dipengaruhi oleh muatan, beda potensial, hambatan, waktu dan arus listrik. Semakin besar kuat arus, muatan, beda potensial, hambatan dan waktu, maka energi listrik yang dihasilkan akan semakin kecil, begitupun sebaliknya. Demikian penjelasan ini,  semoga bermanfaat!

Baca Juga :

Shares