Hukum Pascal – Rumus, Penerapan, dan Contoh Soal Hukum Pascal Lengkap

Bunyi Hukum Pascal, Contoh Soal Dan Rumus Hukum Pascal Serta Contoh Penerapan Hukum Pascal Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hukum pascal – bila ke dalam zat cair pada ruangan tertutup diberi dengan gaya tekan, hal tersebut membuat tekanannya bisa diteruskan menuju segala arah yang sama rata. Percobaan tersebut pertama kali dilakukan oleh Blaise Pascal tahun (1623–1662). Selain itu, Bunyi Hukum Pascal juga menyatakan jika tekanan yang diberikan oleh zat cair pada ruangan tertutup bisa diteruskan menuju segala arah dengan sama besar.

Percobaan Blaise Pascal (1623–1662)

Blaise Pascal telah lahir di kota Clermont-Ferrand, negara Prancis, tanggal 19 Agustus tahun 1623. Dari kecil, Pascal memang salah satu anak yang sakit-sakitan yang membuatnya harus tidak bersekolah. Namun dia sangat rajin belajar. Di usianya yang ke 16, Pascal sudah bisa menulis buku kecil masalah kerucut. Dia juga sudah bisa membuat kalkulator digital yang pertama kali di dunia ketika berusia 18 tahun.

Selain itu, Pascal juga seorang ahli fisika, dia juga seorang penemu hukum Pascal, kempa hidrolik, alat suntik, serta masih banyak lagi. Sementara untuk penemuan Pascal masalah tekanan zat cair juga diawali ketika mempelajari percobaan Torricelli hingga pada akhirnya ditemukanlah hukum tekanan pada zat cair. Ketika usianya mencapai 39 tahun, ahli fisika tersebut wafat karena mengalami penyakit kanker.

Hukum Pascal

Sebuah bejana berhubungan yang berisi zat cair yang mempunyai permukaan zat cair di kedua bejana tersebut ditutup oleh pengisap. Pada bejana tersebut juga diketahui Luas bejananya ialah I = A1, sementara luas bejana II ialah = A2.

Rumus Hukum Pascal

Bila pada pengisap I telah diberi gaya tekan beupa F1, jadi tekanan yang dihasilkan ialah P1 = F1 : A1 berdasarkan hukum pascal. Sehingga tekanan tersebut akan diteruskan dengan zat cair pada bejana II, jadi penampang bejana yang ke II (A2) memperoleh gaya tekan berupa F2 = P1 A2 = dan F1 : A1 x A2.

Jadi,

Hukum Pascal

Keterangannya ialah:

P = ialah tekanan yang diteruskan dengan satuan (N/m2)

F1 = yang merupakan gaya tekan bejana I dengan satuan (N)

F2 = yang merupakan gaya tekan bejana II dengan satuan (N)

A1 = yang merupakan luas penampang pada bejana I dengan satuan (m2)

A2 = merupakan luas penampang pada bejana II (m2)

Contoh Soal Hukum Pascal

Ada mobil yang memiliki berat 8.000 N yang diperbaiki oleh bagian bawahnya. Sementara mobil tersebut diangkat menggunakan alat pengangkat mobil. Sementara Piston kecil yang ada pada pengangkat mobil tersebut diberi gaya 200 N. Bila luas penampang piston yang kecil adalah 5 cm2, maka berapa luas penampang piston yang besar?

Diketahui:

A1 = 5 cm2 = 5 x 10-4 m2

F1 = 8.000 N

F2 = 200 N

Ditanyakan:

A2 = …?

 

Jawaban:

F1 : A1 = F2 : A2

Sementara A2 = (F2 : F1 ) x A2

A2 = (8.000 : 200) x 5 x  x

Dengan begitu, luas penampang piston yang besar ialah 0,2.

Ada banyak sekali contoh alat yang cara kerjanya berdasarkan dengan hokum paskal diatas. Dengan alat alat tersebut akan memudahkan kegiatan manusia dalam berbagai hal. Beberapa alat yang bekerja sesuai dengan hukum Pascal diantaranya ialah alat pengangkat mobil, kempa hidrolik, dongkrak hidrolik, dan juga rem mobil.

Demikian pembahasan tentang hukum pascal. Selamat belajar.

Baca Juga : 

Shares