Dampak Penyimpangan Sosial bagi Individu dan Masyarakat

Dampak Penyimpangan Sosial bagi Individu dan Masyarakat

Dampak Penyimpangan Sosial bagi Individu dan Masyarakat

 

Perilaku yang menyimpan dapat memberikan berbagai macam dampak bagi masyarakat dan lingkungan. Entah dampak positif mau pun dampak negatif. Tapi setiap penyimpangan perilaku yang terjadi di masyarakat, lebih sering memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat.

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan tentang dampak penyimpangan sosial, dampak bagi pelaku dan masyarakat, pengaruh positif dari perilaku menyimpang dan contohnya.

Untuk artikel ini akan membahas mengenai dampak negatif dari perilaku yang meyimpang di masyarakat dan lingkungannya. Dampak ini biasanya memiliki pengaruh buruk yang tidak baik bukan hanya bagi pelaku tapi juga bagi masyarakat umum.

Betikut ini adalah penjelasan mengenai dampak dari penyimpangan perilaku:

Dampak Bagi Pelaku

Perilaku yang menyimpang dan dilakukan oleh seseorang biasanya akan berpengaruh terhadap orang itu sendiri. Dan berikut ini adalah beberapa dampak yang terjadi pada pelaku penyimpangan perilaku sosial.

  1. Penyimpangan perilaku sosial dapat memberikan pengaruh psikologis atau dapat membuat pelakunya menderita secara kejiwaan dan juga tekanan mental yang terjadi pada pelaku. Karena pelaku akan dikucilkan dari kehidupan bermasyarakat dan akan dijauhi dari pergaulannya.
  2. Dampak lainnya adalah, perilaku penyimpangan sosial dapat menghancurkan masa depan pelakunya.
  3. Pelaku juga akan menjadi jauh dari Tuhan dan tidak takut melakukan dosa.
  4. Perbuatan penyimpangan sosial tersebut jika dapat membuat pelakunya rentan terhadap bahaya.

 

Dampak Bagi Orang Lain Atau Kehidupan Masyarakat

Selain berdampak bagi si pelaku, perilaku penyimpangan sosial ini juga dapat berdampak pada lingkungan dan masyarakat. Berikut ini adalah dampak perilaku penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.

  1. Perilaku penyimpangan sosial dapat mengganggu keamanan, ketertiban dan juga ketidakharmonisan yang ada di dalam masyarakat.
  2. Dampak lainnya, juga dapat merusak tatanan nilai, norma, dan juga berbagai pranata sosial yang berlaku di dalam masyarakat.
  3. Dapat menimbulkan beban sosial, psikologis dan juga ekonomis terhadap keluarga si pelaku.
  4. Dapat merusak unsur budaya dan juga unsur lainnya yang selama ini mengatur individu di dalam kehidupan masyarakat.

 

Meski pun yang dijelaskan di atas menunjukkan bahwa perilaku penyimpangan sosial ini bisa dikatakan memiliki dampak negatif. Namun siapa sangka jika menurut Emile Durkheim, perilaku penyimpangan sosial tidak selamanya memiliki dampak negatif, karena ternyata ada juga dampat positifnya yang mungkin tidak banyak orang tahu.

Menurutnya Emile Durkheim, perilaku penyimpangan sosial juga mempunyai kontribusi dalam kehidupan masyarakat. Adapa pun beberapa kontribusi penting dari perilaku menyimpang ini bersifat positif bagi masyarakat. Berikut ini adalah contohnya:

  1. Perilaku penyimpangan sosial mampu memperkokoh nilai-nilai dan juga norma di masyarakat. Karena setiap perbuatan baik adalah lawan dari perbuatan tidak baik. Sehingga bisa diartikan masyarakat tetap membutuhkan perilaku penyimpangan sosial agar mampu semakin menguatkan moral masyarakat.
  2. Masyarakat tahu akan kebaikan dan juga ketidak baikan, jika masyarakat mampu melihat sesuatu tindakan atau perilaku yang dianggap kurang baik, hal itu berarti masyarakat dapat mengenal mana yang baik dan mana yang salah.
  3. Perilaku penyimpangan sosial juga mampu menumbuhkan kesatuan di dalam masyarakat. Karena setiap ada perilaku penyimpangan sosial yang terjadi di dalam masyarakat dapat membuat masyarakat menindak perilaku tersebut secara bersama-sama.
  4. Perilaku penyimpangan sosial juga mampu mendorong terjadinya perubahan sosial. Para pelaku penyimpangan sosial biasanya akan terus menekan moral masyarakat sehingga akan membuat masyarakat mekakukan perubahan guna menyelesaikan masalah penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.

Baca Juga:

 

 

Shares