6 Pengertian Sumber Daya Manusia (SDM) Menurut Para Ahli

6 Pengertian Sumber Daya Manusia dan Definisinya Lengkap

Pengertian Sumber Daya Menurut Para Ahli – Bisa di katakan mengenai sumber daya manusia dan perearapannya masih belum sejalan sesuai dengan keinginan pada suatu organiasasi. Sedangkan untuk dari segi keselarasannya dalam mengelola SDM merupakan factor yang paling utama untuk menunjang kesuksesan jalannnya dari sebuah organisasi. Maka munculah pertanyaan, bagaimana yang harus di lakukan agar dari tujuan organisasi tersebut dapat tercapai dengan baik?

Sebelum kita membahas lebih jauh dari yang telah di katakan di atas mengenai tujuan maka yang harus kita pahami terlebih dahulu adalah pengertian Sumber Daya Manusia. Berbagai para ahli menguraikan dan menjelaskan mengenai Sumber Daya Manusia dan memiliki pehaman yang lebih luas, untuk lebih jelasnya mari kita simak bagaimana Pengertian dan Definisi Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahl sebagai berikut.

Sonny Sumarsono (2003, H 4)

Menurut beliau Sumber Daya Manusia (human recources) memilki 2 arti yang berbeda di antara adalah : Pertama, merupakan suatu usaha kerja atau jasa yang memang di berikan dengan tujuan dalam melakukan proses produksi. Dengan kata lain SDM adalah kualitas usaha yang di lakukan oleh seseorang dalam jangka waktu yang telah di tentukan agar menghasilkan barang atau jasa. Kemudian yang kedua adalah SDM masih terkait dengan hal yang pertama dimana manusia yang mampu bekerja kemudian menghasilka sebuah jasa dari usaha kerjanya tersebut. Bisa bekerja artinya mampu melakukan berbagai kegiatan yang memiliki nilai ekonomis atau kata lain adalah suatu kegiatan tersebut yang bisa menghsilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan serta masyarakat.

Mary Parker Follett

Mary pun menjelaskan bahwasanya Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki arti suatu seni yang di lakukan dengan tujuan organisasi tertentu lewat pengaturan pihak lain dalam melaksanakan berbagai kegiatan/pekerjaan yang di butuhkan atau yang melakukan berbagai pekerjaan itu sendiri.

Bersasarkan Definisi yang di katakana oleh Mary Parker Follett, memiliki arti yang terkait dengan para manajer untuk mencapai berbagai tujuan organisasi dari berbagai setingan pihak lain dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan yang di butuhkan, atau melakukan berbagai pekerjaan itu sendiri.

Sedangkan Manajemen sendiri memiliki arti yang cukup luas, namun di lihat dari penjelasan diatas mengenai Definisi dapat memberikan kita kesimpulan bahwa dalam mengelola sumber daya manusia bukan hanya untuk keperluan material atau financial saja.

Arti lainnya pihak manajemen masih erat hubungannya dengan berbagai fungsi perencanaan seperti (penetapan apa yang akan dilakukan), pengorganisasian (perencanaan dan penugasan kelompok kerja), penyusunan personalia (penarikan, seleksi, pengembangan, pemberian kompensasi, dan penilaian prestasi kerja), pengarahan (motivasi, kepemimpinan, integrasi, dan pengelolaan konflik) dan pengawasan.

M.T.E. Hariandja (2002, H 2)

Menurut para hali lainnya yakni M.T.E. Hariandja menjelaskan bahwa Sumber Daya Manusia adalah salah satu factor yang paling utama pada suatu perusahaan di lihat dari factor lainnya selain modal. Maka dari itu SDM sangat di perlukan untuk di kelola dengan baik agar efektivitas dan efisiensi organisasi Semakin meningkat baik.

Mathis dan Jackson (2006, H.3)

Para ahli yang ke-4 yakni Mathis dan Jackson mengatakan bahwa SDM merupakan suatu rancangan dari berbagai system formal pada sebuah organisasi dengan tujuan memastikan penggunaan dari keahlian manusia secara efektif serta efesien untuk mencapai tujuan organisasi sesuai dengan keinginan.

The Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD)

Berdasarkan The Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD) dalam Mullins (2005). SDM atau sumber daya manusia adalah suatu strategi perancangan, pelaksanaan dan pemeliharaan yang bertujuan dalam mengelola manusia agar memiliki kinerja usaha yang maksimal termasuk pada kebijakan pengembangan serta proses untuk mendukung strategi.

Hasibuan (2003, h 244)

Terakhir Hasibuan berpendapat Sumber Daya Manusia memiliki arti keahlian terpadu yang berasal dari daya piker serta daya fisik yang di miliki pada setiap orang. Yang melakukan serta sifatnya di lakukan masih erat hubungannya seperti keturuan dan lingkungannya, sedangkan untuk prestasi kerjanya di motivasi oleh sebuah keinginan dalam memenuhi keinginannya.

SDM terdiri atas daya piker serta daya fisik pada setiap individu. Atau lebih jelasnya merupakan suatu kemampuan pada setiap manusia di tentukan oleh daya fikir serta daya fisiknya. SDM atau manusia menjadi unsure yang sangat penting dalam berbagai kegiatan yang di lakukan. Walaupun adanya peralatan yang canggih tanpa adanya SDM maka hal tersebut tidak akan berarti apa-apa. Karena Daya Pikir merupakan modal dasar yang di bawa sejak lahir sedangkan keahlian di dapatkan dari usaha (belajar dan pelatihan). Kecerdasana dapat di ukur dari Intelegence Quotient (IQ) dan Emotion Quality (EQ).

Dengan berbagai penjelasan dari berbagai para ahli mengenai Pengertian dan Definisi Sumber Daya Manusia, maka anda sekarang sudah mengerti dan dapat menyimpulkan. Semoga Bermanfaat

Baca Juga :

Shares